horelufo

horelufo

Jumat, 17 Mei 2013

Allah Maha Pemaaf

Janganlah sekali-kali engkau berputus asa dari dosa karena pintu taubat senantiasa terbuka.

Meninggalkan dosa lebih mudah daripada bertobat.

Tidak ada pemberi syafaat yang lebih berhasil dari pada taubat.

Pemberi syafaat bagi orang yang berdosa adalah pengakuan akan dosa itu, sedangkan tobatnya adalah memohon ampunan.

Jika engkau melakukan suatu perbuatan dosa, maka segeralah menghapusnya dengan bertaubat.

Banyak orang yang senantiasa berbuat dosa, tetapi dia bertaubat di akhir umurnya.
Aku sungguh heran terhadap orang yang berputus asa (karena dosanya), padahal masih ada kesempatan bertaubat baginya.

"Sungguh mengherankan bagi orang yang binasa (celaka), padahal keselamatan itu ada bersamanya." Imam 'Ali r.a. ditanya, "Apa keselamatannya itu, wahai Amirul Mu'minin?" Beliau menjawab, "Istighfar".
Kata-kata Mutiara 'Ali bin Abi Tholib k.w. 
Istighfar menggugurkan dosa-dosa seperti gugurnya dedaunan. Kemudian Imam 'Ali r.a. membaca firman آلله Ta'ala"Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia memohon ampun kepada آلله  niscaya dia mendapati آلله Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" (Q.S. 4:110).

Pernah seseorang di hadapan Imam 'Ali r.a. mengucapkan "Astaghfirulloh" (Aku memohon Ampunan kepada آلله ), maka Imam 'Ali r.a. berkata kepadanya, "Semoga ibumu meratapi kematianmu. Tahukah kamu, apakah Istighfar itu? Istighfar adalah derajat orang-orang yang tinggi kedudukannya. Ia adalah nama yang berlaku pada enam makna;

  1. Pertama, penyesalan yang telah lalu.
  1. Kedua, bertekad untuk tidak kembali pada perbuatan dosa itu selamanya.
  1. Ketiga, mengembalikan hak orang lain yang telah diambilnya (tanpa hak) sehingga kamu berjumpa dengan آلله dalam keadaan terlepas dari tuntutan seorang pun.
  1. Keempat, hendaklah kamu memperhatikan setiap kewajiban atasmu yang sebelumnya telah kamu sia-siakan sehingga kamu dapat memenuhi kewajiban itu.
  1. Kelima, hendaklah kamu perhatikan daging yang telah tumbuh dari hasil yang haram, lalu kamu kuruskan ia dengan kesedihan sehingga kulit menempel pada tulang, lalu tumbuh di antaranya daging yang baru  (dari hasil yang halal).
  1. Keenam, hendaklah kamu rasakan badanmu dengan sakitnya ketaatan, sebagaimana kamu telah merasakannya dengan manisnya kemaksiatan. Maka, ketika itulah, kamu layak mengucapkan "Astaghfirulloh"

Yaa آلله, tunjukanlah kepadaku kebaikan-kebaikanku dan bimbinglah aku pada jalan yang lurus. Yaa  آلله, perlakukanlah aku dengan ampunan-Mu, dan janganlah Engkau perlakukan aku dengan keadilan-Mu.

Yaa آلله, sesungguhnya dosa-dosaku tidak merugikan-Mu, dan curahan rahmat-Mu kepadaku tidak mengurangi-Mu, maka ampunilah aku apa yang tidak merugikan-Mu, dan karuniailah aku apa yang tidak memberikan keuntungan bagi-Mu.

Yaa آلله, curahkanlah waktuku untuk memenuhi tujuan penciptaanku (beribadah), dan janganlah Engkau sibukkan diriku darinya karena sesungguhnya engkau telah menjamin bagiku dengannya. Janganlah Engkau tolak aku, padahal aku memohon kepada-Mu, dan janganlah siksa aku, padahal aku memohon ampun kepada-Mu.

Wahai orang yang banyak berbuat dosa, sesungguhnya ayahmu (Adam a.s.) dikeluarkan dari Surga hanya karena satu dosa.

Wangikanlah diri kalian dengan Istighfar, janganlah bau busuk dosa mencemari diri kalian.

Aku memohon ampunan kepada آلله atas apa yang aku miliki, dan aku menganggap baik apa yang tidak aku miliki.

Yaa آلله, ampunilah isyarat lirikan mata, ketergelinciran ucapan, nafsu hati, dan kekeliruan lidah (perkataan).

Semoga bermanfaat.
Wassalam

Minggu, 16 Desember 2012

CINTA

  
CINTA ......

Apa yang anda pikirkan tentang cinta ???
 Terkadang cinta memang sangat membingungkan jika percintaan tersebut mengalami kekacauan ....

Memang cinta itu akan terasa ringan jika niat kita karena Allah 
katannya tidak akan merasakan sakit hati jika pasangan kita membuat hati hancur ....
tapi manusia kan d berikan hawa nafsu ...??

yang pasti kita harus melatih kesabaran itu sendiri .....

tidak akan berjalan dengan lancar untuk sebuah hubungan jika tidak ada mengerti akan pasangan kita .....

percaya tidak pasti mengerti ,sebaliknya mengerti pasti percaya

karena pengertian itu sangat d butuhkan dalam sebuah hubungan terhadap lawan jenis kita 

berusahalah untuk mengerti terhadap pasangan kita sendiri walaupun pasangan kita belum bisa mengerti akan diri kita ..

siapa yang akan memulai jika bukan kita sendiri....
 
apa yang akan terjadi jika keduanya sama-sama egois ....
yang ada kehancuran dalam hubungan ....
 
go spirit untuk pengertian  terhadap pasangan kita 

 

Sabtu, 15 Desember 2012

Kehidupan



بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ 

 Kita sering sekali melupakan kebaikan orang yang pernah 
membantu dan menolong kita ketika kesusahan .

Kenapa kita selalu mengingat kejelekan orang d bandingkan 
kebaikan beliau

Apa kita tidak malu dengan apa yang kita terima dengan 
kebaikan orang lain kepada kita 

Semua orang itu mempunyai kekurangan dan kelebihan...dari pada kita mengingat kejelekan orang lain lebih baik kita mengingat kejelekan kita sendiri, lupakanlah semua kejelekan orang lain terhadap kita dan meinta maaf kepada orang-orang pernah kita sakiti terasa maupun tidak terasa ....karena hal itu akan membantu kita dalam kehidupan sehari-hari. 

Apapun yang kita kerjakan carilah ridha Allah SWT.  Insya Allah hidup kita sejahtera dan pastinya banyak sekali orang yang menyayangi kita karena ahklaq kita terhadap mereka, berusahalah menjadi orang yang berguna bagi diri kita sendiri dan orang lain.

Lupakan masa lalu terburuk kita dan orang lain yang pernah di perbuat. 

berintrofeksilah !!!!!!

Jumat, 14 Desember 2012

Subhanallah

Mustajabnya Do’a Ibu

Do’a orang tua pada anak adalah do’a yang amat Mustajab (ampuh dan manjur). Baik do’a orang tua tersebut adalah do’a kebaikan atau do’a kejelekan, keduanya sama-sama Mustajab. Di antara buktinya adalah kisah ulama besar hadits yang sudah ma’ruf di tengah-tengah kaum muslimin, Imam Bukhari rahimahullah.
Imam Abu ‘Abdillah, Muhammad bin Isma’il al-Bukhary dinilai sebagai Amirul Mukminin dalam hadits, tidak ada seorang ulama pun yang menentang pendapat ini.
Lalu apa nikmat ALLAH atas sejak ia masih kecil?
Imam al-Lalika`iy meriwayatkan di dalam kitabnya Syarh as-Sunnah dan Ghanjar di dalam kitabnya Taariikh Bukhaara mengisahkan sebagai berikut:
”Sejak kecil Imam al-Bukhary kehilangan penglihatan pada kedua matanya alias buta. Suatu malam di dalam mimpi, ibunya melihat Nabi ALLAH, al-Khalil, Ibrahim ‘alaihis salam yang berkata kepadanya, ‘Wahai wanita, ALLAH telah mengembalikan penglihatan anakmu karena begitu banyaknya kamu berdoa.”
Pada pagi harinya, ia melihat anaknya dan ternyata benar, ALLAH telah mengembalikan penglihatannya.  (Asy-Syifa` Ba’da Al-Maradh karya Ibrahim bin ‘Abdullah al-Hazimy sebagai yang dinukilnya dari kitab Hadyu as-Saary Fi Muqaddimah Shahih al-Buukhary karya al-Hafizh Ibn Hajar al-‘Asqalany)
Hal di atas menunjukkan benarnya sabda Rasul kita shallallahu ‘alaihi wa sallam akan manjurnya Do’a Orang Tua pada anaknya.